HumaMean
( It’s not a Biography, It’s a Biograyphy)
Nama: Humam Kholis
No. Registrasi: 2615081613
No. Handphone: 085694998568
e-mail: umzzz_zzz@yahoo.com
1. Passion yang saya miliki adalah keterbukaan, hal ini yang begitu kuat dalam diri saya. Sebagai contoh:
Ketika saya mengalami masalah saya bukan tipe orang yang menyimpannya sendiri, saya lebih suka menceritakan kepada seseorang meskipun orang tersebut hanya mendengarkan. Begitu pula sebaliknya, ketika teman saya ada masalah saya ingin mengetahui masalah tersebut seluruhnya tidak ada yang ditutupi sekecil apapun. Saya tidak suka menyimpan rahasia tapi saya bukan orang yang membocorkan rahasia orang lain. Keterbukaan bagi saya amatlah penting dalam hidup saya, karena itu adalah awal dari kejujuran yang bagi saya masih sulit untuk menjadi passion yang benar benar kuat di diri saya.
2. Visi saya adalah:
Menjadi anak yang…
-Disayang dan Menyayangi: Sangat penting bagi seorang anak agar dapat menyeimbangkan segala perasaan yang dialaminya.
-Mencontoh agar jadi Contoh: Mencontoh hal-hal positif dari lingkungan keluarganya bisa menjadi modal yang baik untuk jadi Contoh dalam keluarganya.
-Selektif dalam berperilaku: Meilih-milih perilaku bukan berarti mengambil hal-hal yang baik saja artinya anak harus berperilaku seperti seorang anak pada dasarnya.
Menjadi Mahasiswa yang..
-Aktif: Sangat penting untuk Mahasiswa agar tidak tertinggal dengan yang lain -dalam hal apapun termasuk di bidang pembelajaran.
-Bijak: Mahasiwa yang bijak itu berarti mahasiswa yang Tahu di Tahunya.
-Cerdas: Dapat berpikir cepat dan tepat sangat dibutuhkan bagi seorang Mahasiswa.
-Dinamis: Dapat menyesuaikan diri dengan segala keadaan terutama dalam berorganisasi adalah hal yang penting bagi seorang Mahasiswa.
Misi saya sebagai seorang anak adalah:
-Menyayangi keluarga dengan tulus.
-Hormat dan Patuh terhadap orang tua..
-Mendoakan seluruh keluarga.
-Berusaha yang terbaik untuk menyayangi keluarga saya dengan tulus agar keluarga saya dapat memberi kasih sayang yang terbaik untuk saya.
-Saya dapat mencontoh hal-hal baik yang orang tua saya berikan agar kelak saya bisa jadi contoh untuk keluarga saya.
Misi saya sebagi mahasiswa adalah:
-Mengikuti setiap kegiatan pembelajaran dan organisasi.
-Mendapatkan hasil yang baik dalam bentuk nilai.
-Berprestasi di bidang kemahasiswaan.
-Menyelesaikan permasalah yang ada pada diri sendiri dan kelompok dengan sebaik-baiknya.
3. Saya adalah seorang Phlegmatis itu terlihat dari sifat saya yang pendiam. Saya lebih suka menyendiri dan saya mudah menerima apapun masukan dari orang lain. Saya juga mudah bergaul dengan siapa saja walaupun saya lebih banyak diam. Tetapi tidak seluruhnya saya phlegmatis karena saya juga memiliki sifat melankolis pada diri saya, ini terlihat dari kebiasaan saya. Saya mudah sekali terpengaruh emosi, ketika ada hal yang sedih saya bisa saja menguraikan air mata. Ketika ingin melakukan sesuatu saya selalu merencanakan sebelumnya, dan yang terpenting saya sangat suka dengan seni apalagi musik.
Gaya belajar saya adalah visual dan kinestetik, karena ketika belajar saya lebih suka melihat dan mempraktekan hal tersebut agar saya dapat mengingatnya.
Saya juga suka menggerakkan bagian tubuh saya ketika belajar agar lebih rileks.
Saya juga seorang yang Kongkrit Acak terlihat ketika saya sedang mengerjakan tugas, saya hanya terpaku pada tugas itu tetapi saya bisa melakukan hal yang lain dalam waktu yang bersamaan.
4. Hak untuk Dimengerti yaitu seorang guru memiliki hak untuk memberi pengertian kepada murid dan murid seharusnya mengerti apa yang diinginkan oleh guru. Aplikasi dari hal ini dalam keadaan saya sebagai seorang yang phlegmatis misalnya, ketika saya mengajar murid-murid dan kebanyakan murid tidak memperhatikan saya malah membuat kegaduhan, saya tidak akan menegur murid-murid itu dengan berteriak mengalahkan suara mereka tetapi saya hanya “diam” dan memmberhentikan proses KBM sementara sambil memandangi murid-murid yang membuat kegaduhan dan akhirnya mereka menyadari bahwa mereka bersalah baru saya member himbauan kepada mereka setelah suasana kembali tenang.
5. a. Membuka pola pikir murid: yaitu membuat murid mengubah tujuan mereka selama ini yang salah dalam belajar dan membimbing mereka serta memberi pencerahan.
b. Memberi wawasan kepada murid: murid tidak hanya diberi pelajaran saja tapi dengan pengalaman guru dapat membuka dan memberi wawasan baru kepada mereka.
c. Mengatur suasana: artinya guru memiliki hak untuk mengatur suasana belajar agar KBM menjadi nyaman dan menggairahkan.
6. Istilah lain yang saya berikan pada Bab 2 adalah “17” karena angka ini begitu sempurna dalam hidup manusia. Ketika berumur 17 tahun manusia dapat menentukan tingkat kedewasaannya dan Manusia tidak pernah melupakan masa-masa ketika mereka berumur 17 tahun. Bab 2 pun memberikan kedewasaan dalam menjadi seorang Quantum Teacher dan ketika kita sudah mempelajarinya, Bab 2 tidak akan terlupakan oleh seorang Quantum Teacher.
7. “Kekuatan Terpendam Niat” bagi saya adalah “Kekuatan Terpendam Harapan”
Alasannya begitu sederhana, semuanya bermula dari Harapan. Niat itu adalah harapan bagi kita untuk melaksanakannya dan ketika kita berharap maka apa yang akan kita lakukan pasti terkabul. Maka tidak ada suatu hal yang terkabul sebelum harapan itu ada.
8. “Segalanya Berbicara” ( segalanya penting ):
a. Guru bebas berekspresi dalam bentuk apapun terhadap muridnya.
b. Guru mengerti kendala yang sedang dialami muridnya dalam belajar.
c. Guru memperhatikan bagaimana penampilan fisik murid-muridnya.
“Segalanya Bertujuan” (segalanya harus jelas tujuannya):
a. Guru memberikan hadiah kepada muridnya yang mendapat nilai bagus, tujuannya untuk memotivasi murid tersebut serta murid lainnya untuk mendapat hasil yang baik.
b. Guru membebaskan siswa untuk mendengarkan musik dalam pelajaran, tujuannya agar siswa dapat lebih nyaman belajar dan lebih konsentrasi.
c. Guru memberikan tugas dalam bentuk praktek ke murid, tujuanya agar murid dapat lebih mengerti tentang apa yang sedang ia pelajari.
9. Ciri suasana pembelajaran yang menggairahkan menurut saya sebagai mahasiswa adalah :
a. Talkative : artinya suasana belajar mengajar tidak hanya terpaku kepada guru saja untuk menjelaskan, tetapi terjadi dialog dalam KBM.
b. Sepadan : artinya guru bisa menjadi teman murid di dalam dan luar kelas tetapi murid masih memiliki batasan kepada guru.
c. Bertanggung Jawab : artinya apapun yang dilakukan guru dan murid mereka memiliki tanggung jawab bersama untuk membuat KBM berjalan lancer dan menyenangkan.
Cara yang digunakan adalah:
a. Membuat sebuah permainan dialog yang meibatkan murid, memberikan humor-humor kepada murid agar murid tidak tegang, mencoba memberikan kesempatan kepada murid untuk membuat pertanyaan bukan menjawab pertanyaan.
b. Membantu menyelesaikan masalah yang dialami murid, mengerti psikologis murid, menjadi figur teman yang bisa diajak untuk sharing, memberi nasihat-nasihat yang bagi murid bukan suatu paksaan.
c. Membuat aturan-aturan bersama murid sebelum dimulai KBM, Menentukan batasan-batasan yang harus ada agar murid dan guru tidak “Kebablasan.”
10. Ketika saya sudah menjadi seorang Quantum Teacher maka hal yang akan saya lakukan adalah:
Dari segi mental psikologis: menjadi seorang Quantum Teacher yang tegas dalam bersikap, bersahabat dengan siapapun, memiliki daya tarik, sehingga murid dan setiap orang di lingkungan tersebut juga “Segan” terhadap saya.
Dari segi intelektual: Kaya akan pengalaman, Kreatif dan Menerima masukan-masukan baru.
Dari segi fisik:: Serasi yaitu sesuai dengan apa yang digunakan tapi memiliki ciri khas agar murid dapat lebih mengenali saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar