KAMU
Setiap saat yang berlalu
Setiap saat yang berlalu
Setiap hari yang sendu
Semuanya begitu menipu
Ketika ada kamu
Wanita yang kupuja
Menanti kamu di ujung jalan
Seorang pemuda separuh baya
Yang membuat derai angan
Jika ada yang mengganggumu
Aku siap melindungimu
Meski nyawaku menghilang
Aku akan membuatmu senang
Terlihat bahwa kamu
Memang seorang pujaan
Yang membuat kamu
Menjadi idaman
Berapapun waktu yang kubuang
Aku takkan menyesal
Meski selalu ada perang
Yang terus mengubah khayal
Kamu begitu berarti
Saat aku merasa sendiri
Kamu begitu sempurna
Membuat diriku terlupa
Selama itu Kamu
Selama Kamu disitu
Tolong berikan aku
Cinta sebenarnya Kamu
Terus diriku memujamu
Meski mentari pergi berlalu
Terus diriku mengagumimu
Walau aku bukan milikmu
Ketika itu Kamu
Menampakkan senyum manismu
Maka saat itu aku
Terpedaya hingga tak sadar waktu
Kamu bukan satu-satunya
Kamu bukan yang terbaik
Kamu hanya seorang wanita
Kamu hanya wanita baik
Tapi itulah Kamu
Seakan sempurna dimataku
Walau mereka mengingkarinya
Itu hanya klise mereka
Memberimu sebuah pujian
Takkan berguna jika hanya sebuah
Mungkin kamu akan terheran
Atau bahkan pipimu memerah
Beri aku waktu hanya sedetik
Untuk lihat wajahmu cantik
Karena itu begitu menarik
Bahkan sampai diriku tercekik
Kamu pernah bercerita
Kisah hidupmu yang kelam
Bahkan aku tak bisa
Tidur disaat malam
Karena Kamu begitu sedih
Aku pun merasa risih
Hingga menetes air matamu
Aku lebih merasa haru
Jika aku mampu
Memohon sesuatu padamu
Aku hanya meminta Kamu
Untuk terus tersenyum padaku
Karena senyummu bangkitkan asa
Melihat senyummu seakan menggoda
Karena bibir tipismu itu
Membangkitkan nafsu batinku
Meskipun itu hasratku
Takkan kulakukan jika Kamu
Merasa aku bukan untukmu
Bahkan bukan kekasih sejatimu
Wanita itu Kamu
Wanita yang memberi warna
Wanita yang mengubah aku
Wanita yang melengkapi hidupku
Wanita itu Kamu
Dengarlah wahai Kamu
Penggerak denyut nadiku
Suara merdu ditelingamu
Itu adalah ungkapan hatiku
Jika itu mengganggumu
Segera tutup telingamu
Pergi menjauh dari suara itu
Dan tinggalkanlah diriku
Semoga itu tak terjadi
Karena aku yakin Kamu
Takkan meninggalkanku disini
Meski kamu mau
Di wajahmu tersirat inginku
Di hatimu terbenam khayalku
Kamu memang dewiku
Kamu terindah Untukku
Kuingin Kamu tahu
Aku menginginkanmu sejak dulu
Kuingin Kamu tahu
Takkan pergi diriku darimu
Meski kamu menampar dengan keras
Meski kamu semakin memanas
Tapi aku takkan membalas
Walau aku bisa tewas
Tapi itu takkan mungkin
Karena Kamu wanita
Bahkan walau mungkin
Kamu takkan tega
Takkan sampai disini
Akhir ceritaku padamu
Walau saat ini
Tak ada aku disampingmu
Pergi dengan bayangmu
Begitu menyenangkan
Apalagi dengan nyatamu
Buatku begitu terkesan
Siapa bilang itu Kamu
Yang bermain dengan perasaanku
Mereka mungkin tak mengerti Kamu
Bahkan mengenal namamu
Aku tahu ketika kamu
Berada disisiku selalu
Aku pilih Kamu
Karena hanya Kamu
Meski perih untukku bertahan
Meski takkan sanggup untukmu melawan
Tapi aku yakin ada keajaiban
Yang membuat kisah kita bertahan
Demi langit aku memohon
Untuk lindungimu sampai kapanpun
Bahkan membuatmu merasa aman
Ketika membuat kisah kita bertahan
Demi langit aku memohon
Untuk lindungimu sampai kapanpun
Bahkan membuatmu merasa aman
Ketika Kamu sendiri berjalan
Berteriaklah Kamu ketika takut
Tersenyumlah Kamu ketika senang
Semoga ekspresimu itu
Buat harimu lebih hidup
Seakan kamu tahu bahwa
Dirimu bukanlah wanita lemah
Bukan pula manusia hina
Yang hanya dipuja ketika jaya
Berjalanlah Kamu di jalan yang ramai
Buat orang disekitarmu menatapmu dalam
Bahkan hanya diam dan merasa iri
Lalu mereka terbang dan tenggelam
Secara otomatis diriku tersihir
Bahkan seakan terkutuk oleh cinta
Karena Kamu membunuhku
Membunuh benciku akan cinta
Semuanya tidak nyata
Ketika mencintaimu
Semua itu khayalan
Untuk memiliki Kamu
Kamu mengajariku semua rasa
Yang selama ini ku tak punya
Kamu menerangi perjalananku
Yang selalu berliku dibuatnya
Hanya Kamu yang bisa
Hanya Kamu yang mengerti
Hanya Kamu yang tahu
Hanya Kamu yang kumau
Ketika bertambah darimu
Sesuatu yang baru
Yang bisa membantumu
Mengerti arti hidupmu
Itulah aku yang milikimu
Itulah aku yang menyayangimu
Itulah aku yang memujamu
Itulah aku yang cintaimu
Kamu tersedu memandang langit
Kamu tersipu ketika kurayu
Kamu terpana menemukan cinta
Kamu terperangkap semu
Aku mengajakmu untuk pergi
Namun Kamu membisu
Kemudian termangu sepi
Ada apa denganmu
Seberapa pantaskah aku untukmu
Mungkinkah aku bisa menunggumu
Mampukah aku menggantikan kekasihmu
Sanggupkah aku meyakinkan cintaku padamu
Seminggu, setahun, sewindu akan kutunggu
Walaupun kesepian yang bisa menemaniku
Betapapun aku cinta padamu
Tapi apakah kamu mencintaiku
Takkan pernah habis waktuku
Takkan pernah usai harapku
Takkan pernah pergi ku darimu
Takkan pernah seorangpun menggantikanmu
Adakah kamu rindu padaku
Meski aku bukan dirinya
Adakah kamu menyayangiku
Meski Kamu memilikinya
Biarlah kusimpan cintaku ini
Hingga dunia ini berganti
Bahkan ketika sang Fajar pergi
Cintaku takkan ikut menemani
Sampai nanti aku berada disisimu
Aku akan terus mengabadikan cintaku
Meski takkan pernah bisa
Kuyakin kamupun merasa
Tak mungkin ku melepasmu
Yang mau pergi dariku
Meski harus memaksa
Cinta ini akan terus ada
Semestinya tak ada hal itu
Seharusnya bukan cinta yang mengingkari
Sepertinya Kamu melepasku
Seandainya aku mengecewakanmu
Maafkanku jika buatmu menangis
Maafkankku jika kamu tersakiti
Aku hanya ingin membuktikan padamu
Aku punya cinta yang suci
Jujur aku takkan bisa
Jika bukan karena kamu
Yang mengubah segalanya
Bahkan menyadarkan diriku
Mungkin kita tak pernah bersama
Mungkin aku belum bisa buatmu bahagia
Tapi aku yakin ada waktunya
Walau saatnya aku telah tiada
Bila aku telah tiada
Apakah kamu merasa bahagia
Bila aku telah pergi
Akankah dirimu bisa menerima
Sadarkah bahwa Kamu
Yang menyelinap dihatiku
Aku yang merasa itu
Sadarkah Kamu
Bukan aku berkampanye padamu
Bukan aku berorasi didepanmu
Tapi aku hanya mengutarakan cintaku
Jadi pilihlah aku
Bila engkau butuh seseorang
Aku akan segera datang
Bila engkau merasa kesepian
Aku akan menjadi teman
Kamu kini jelas ada
Kamu datang menyapa
Kamu seolah mendengar
Kamu seakan memperhatikan
Berdiriku di depan rumahmu
Menanti Kamu membukakan pintu
Dan memperlihatkan senyumanmu
Yang membuat hariku semakin baru
Saat itu aku merasa berarti
Saat Kamu mau menanti
Menunggu kedatanganku
Untuk bertemu dengan dirimu
Cinta Kamu sepenuh hati
Pasti bahagia jika benar terjadi
Bahkan saat itu terjadi
Hal terindah yang kumiliki di dunia ini
Disaat aku dan kamu bersama
Menatap matahari sore yang senja
Senyummu semakin menambah indah
Pesona alami indahnya dirimu
Kamu telah membuat irama di hatiku
Walau nada-nada terdengar begitu mengganggu
Tetapi itu menjadi lagu
Tentang cintaku dan cintamu
Kamu telah percikkan rasa
Yang menggelora di dalam dada
Kamu telah bisikkan kata-kata
Yang memahat di dalam telinga
Tuhan jadikanlah aku kekasihnya
Kumohon aku hanya ingin dirinya
Yang bisa buatku tertawa
Karena aku jatuh cinta padanya
Aku akan berikan selalu indah dirimu
Aku akan iringi gerak langkah kecilmu
Aku akan menulis kisahmu dihatiku
Aku akan menyanyikan lagu cintamu
Terlalu bodoh memang diriku
Karena aku begitu mencintaimu
Tapi aku takkan pernah sanggup
Menahan perasaanku padamu
Semua terserah pada dirimu
Meski terdengar begitu ambigu
Namun cintaku ini tak begitu
Yang pergi cepat berlalu
Banyak pujian kulantunkan untukmu
Banyak lagu kunyanyikan padamu
Semua itu bermakna Satu
Kamu yang begitu mempesonaku
Mungkin ini bait terakhir
Tapi ini adalah awal
Cinta terakhirku yang hanya padamu
Dan kuyakin itu Kamu
Semuanya begitu menipu
Ketika ada kamu
Wanita yang kupuja
Menanti kamu di ujung jalan
Seorang pemuda separuh baya
Yang membuat derai angan
Jika ada yang mengganggumu
Aku siap melindungimu
Meski nyawaku menghilang
Aku akan membuatmu senang
Terlihat bahwa kamu
Memang seorang pujaan
Yang membuat kamu
Menjadi idaman
Berapapun waktu yang kubuang
Aku takkan menyesal
Meski selalu ada perang
Yang terus mengubah khayal
Kamu begitu berarti
Saat aku merasa sendiri
Kamu begitu sempurna
Membuat diriku terlupa
Selama itu Kamu
Selama Kamu disitu
Tolong berikan aku
Cinta sebenarnya Kamu
Terus diriku memujamu
Meski mentari pergi berlalu
Terus diriku mengagumimu
Walau aku bukan milikmu
Ketika itu Kamu
Menampakkan senyum manismu
Maka saat itu aku
Terpedaya hingga tak sadar waktu
Kamu bukan satu-satunya
Kamu bukan yang terbaik
Kamu hanya seorang wanita
Kamu hanya wanita baik
Tapi itulah Kamu
Seakan sempurna dimataku
Walau mereka mengingkarinya
Itu hanya klise mereka
Memberimu sebuah pujian
Takkan berguna jika hanya sebuah
Mungkin kamu akan terheran
Atau bahkan pipimu memerah
Beri aku waktu hanya sedetik
Untuk lihat wajahmu cantik
Karena itu begitu menarik
Bahkan sampai diriku tercekik
Kamu pernah bercerita
Kisah hidupmu yang kelam
Bahkan aku tak bisa
Tidur disaat malam
Karena Kamu begitu sedih
Aku pun merasa risih
Hingga menetes air matamu
Aku lebih merasa haru
Jika aku mampu
Memohon sesuatu padamu
Aku hanya meminta Kamu
Untuk terus tersenyum padaku
Karena senyummu bangkitkan asa
Melihat senyummu seakan menggoda
Karena bibir tipismu itu
Membangkitkan nafsu batinku
Meskipun itu hasratku
Takkan kulakukan jika Kamu
Merasa aku bukan untukmu
Bahkan bukan kekasih sejatimu
Wanita itu Kamu
Wanita yang memberi warna
Wanita yang mengubah aku
Wanita yang melengkapi hidupku
Wanita itu Kamu
Dengarlah wahai Kamu
Penggerak denyut nadiku
Suara merdu ditelingamu
Itu adalah ungkapan hatiku
Jika itu mengganggumu
Segera tutup telingamu
Pergi menjauh dari suara itu
Dan tinggalkanlah diriku
Semoga itu tak terjadi
Karena aku yakin Kamu
Takkan meninggalkanku disini
Meski kamu mau
Di wajahmu tersirat inginku
Di hatimu terbenam khayalku
Kamu memang dewiku
Kamu terindah Untukku
Kuingin Kamu tahu
Aku menginginkanmu sejak dulu
Kuingin Kamu tahu
Takkan pergi diriku darimu
Meski kamu menampar dengan keras
Meski kamu semakin memanas
Tapi aku takkan membalas
Walau aku bisa tewas
Tapi itu takkan mungkin
Karena Kamu wanita
Bahkan walau mungkin
Kamu takkan tega
Takkan sampai disini
Akhir ceritaku padamu
Walau saat ini
Tak ada aku disampingmu
Pergi dengan bayangmu
Begitu menyenangkan
Apalagi dengan nyatamu
Buatku begitu terkesan
Siapa bilang itu Kamu
Yang bermain dengan perasaanku
Mereka mungkin tak mengerti Kamu
Bahkan mengenal namamu
Aku tahu ketika kamu
Berada disisiku selalu
Aku pilih Kamu
Karena hanya Kamu
Meski perih untukku bertahan
Meski takkan sanggup untukmu melawan
Tapi aku yakin ada keajaiban
Yang membuat kisah kita bertahan
Demi langit aku memohon
Untuk lindungimu sampai kapanpun
Bahkan membuatmu merasa aman
Ketika membuat kisah kita bertahan
Demi langit aku memohon
Untuk lindungimu sampai kapanpun
Bahkan membuatmu merasa aman
Ketika Kamu sendiri berjalan
Berteriaklah Kamu ketika takut
Tersenyumlah Kamu ketika senang
Semoga ekspresimu itu
Buat harimu lebih hidup
Seakan kamu tahu bahwa
Dirimu bukanlah wanita lemah
Bukan pula manusia hina
Yang hanya dipuja ketika jaya
Berjalanlah Kamu di jalan yang ramai
Buat orang disekitarmu menatapmu dalam
Bahkan hanya diam dan merasa iri
Lalu mereka terbang dan tenggelam
Secara otomatis diriku tersihir
Bahkan seakan terkutuk oleh cinta
Karena Kamu membunuhku
Membunuh benciku akan cinta
Semuanya tidak nyata
Ketika mencintaimu
Semua itu khayalan
Untuk memiliki Kamu
Kamu mengajariku semua rasa
Yang selama ini ku tak punya
Kamu menerangi perjalananku
Yang selalu berliku dibuatnya
Hanya Kamu yang bisa
Hanya Kamu yang mengerti
Hanya Kamu yang tahu
Hanya Kamu yang kumau
Ketika bertambah darimu
Sesuatu yang baru
Yang bisa membantumu
Mengerti arti hidupmu
Itulah aku yang milikimu
Itulah aku yang menyayangimu
Itulah aku yang memujamu
Itulah aku yang cintaimu
Kamu tersedu memandang langit
Kamu tersipu ketika kurayu
Kamu terpana menemukan cinta
Kamu terperangkap semu
Aku mengajakmu untuk pergi
Namun Kamu membisu
Kemudian termangu sepi
Ada apa denganmu
Seberapa pantaskah aku untukmu
Mungkinkah aku bisa menunggumu
Mampukah aku menggantikan kekasihmu
Sanggupkah aku meyakinkan cintaku padamu
Seminggu, setahun, sewindu akan kutunggu
Walaupun kesepian yang bisa menemaniku
Betapapun aku cinta padamu
Tapi apakah kamu mencintaiku
Takkan pernah habis waktuku
Takkan pernah usai harapku
Takkan pernah pergi ku darimu
Takkan pernah seorangpun menggantikanmu
Adakah kamu rindu padaku
Meski aku bukan dirinya
Adakah kamu menyayangiku
Meski Kamu memilikinya
Biarlah kusimpan cintaku ini
Hingga dunia ini berganti
Bahkan ketika sang Fajar pergi
Cintaku takkan ikut menemani
Sampai nanti aku berada disisimu
Aku akan terus mengabadikan cintaku
Meski takkan pernah bisa
Kuyakin kamupun merasa
Tak mungkin ku melepasmu
Yang mau pergi dariku
Meski harus memaksa
Cinta ini akan terus ada
Semestinya tak ada hal itu
Seharusnya bukan cinta yang mengingkari
Sepertinya Kamu melepasku
Seandainya aku mengecewakanmu
Maafkanku jika buatmu menangis
Maafkankku jika kamu tersakiti
Aku hanya ingin membuktikan padamu
Aku punya cinta yang suci
Jujur aku takkan bisa
Jika bukan karena kamu
Yang mengubah segalanya
Bahkan menyadarkan diriku
Mungkin kita tak pernah bersama
Mungkin aku belum bisa buatmu bahagia
Tapi aku yakin ada waktunya
Walau saatnya aku telah tiada
Bila aku telah tiada
Apakah kamu merasa bahagia
Bila aku telah pergi
Akankah dirimu bisa menerima
Sadarkah bahwa Kamu
Yang menyelinap dihatiku
Aku yang merasa itu
Sadarkah Kamu
Bukan aku berkampanye padamu
Bukan aku berorasi didepanmu
Tapi aku hanya mengutarakan cintaku
Jadi pilihlah aku
Bila engkau butuh seseorang
Aku akan segera datang
Bila engkau merasa kesepian
Aku akan menjadi teman
Kamu kini jelas ada
Kamu datang menyapa
Kamu seolah mendengar
Kamu seakan memperhatikan
Berdiriku di depan rumahmu
Menanti Kamu membukakan pintu
Dan memperlihatkan senyumanmu
Yang membuat hariku semakin baru
Saat itu aku merasa berarti
Saat Kamu mau menanti
Menunggu kedatanganku
Untuk bertemu dengan dirimu
Cinta Kamu sepenuh hati
Pasti bahagia jika benar terjadi
Bahkan saat itu terjadi
Hal terindah yang kumiliki di dunia ini
Disaat aku dan kamu bersama
Menatap matahari sore yang senja
Senyummu semakin menambah indah
Pesona alami indahnya dirimu
Kamu telah membuat irama di hatiku
Walau nada-nada terdengar begitu mengganggu
Tetapi itu menjadi lagu
Tentang cintaku dan cintamu
Kamu telah percikkan rasa
Yang menggelora di dalam dada
Kamu telah bisikkan kata-kata
Yang memahat di dalam telinga
Tuhan jadikanlah aku kekasihnya
Kumohon aku hanya ingin dirinya
Yang bisa buatku tertawa
Karena aku jatuh cinta padanya
Aku akan berikan selalu indah dirimu
Aku akan iringi gerak langkah kecilmu
Aku akan menulis kisahmu dihatiku
Aku akan menyanyikan lagu cintamu
Terlalu bodoh memang diriku
Karena aku begitu mencintaimu
Tapi aku takkan pernah sanggup
Menahan perasaanku padamu
Semua terserah pada dirimu
Meski terdengar begitu ambigu
Namun cintaku ini tak begitu
Yang pergi cepat berlalu
Banyak pujian kulantunkan untukmu
Banyak lagu kunyanyikan padamu
Semua itu bermakna Satu
Kamu yang begitu mempesonaku
Mungkin ini bait terakhir
Tapi ini adalah awal
Cinta terakhirku yang hanya padamu
Dan kuyakin itu Kamu